Pondok Pesantren Al Falah Putri Ploso Mojo Kediri


  • VISI

    Pondok Pesantren Al Falah Putri adalah lembaga pendidikan dan pengajaran agama Islam yang sejak berdirinya tetap mempertahankan konsep salafiyah dengan menganut thoriqoh ta’lim watta’allum, senantiasa menjadi rujukan pengembangan keislaman dan dakwah multicultural.

  • MISI

       Misi yang diemban oleh Pondok Pesantren Al Falah Putri adalah:

   1.Mengembangkan Pesantren secara keilmuan dan kelembagaan.

2.Melakukan pencerahan kepada masyarakat melalui kegiatan ta’allum, tarbiyah & ta’dib.

3.Meningkatkan kompetensi lulusan pondok pesantren melalui pembekalan moral, skill dan   penguatan di bidang ilmiyah amaliyah, amaliyah ilmiyah serta pengembangan wawasan.

Baca lebih lanjut

Iklan

Bagian Pertama ; Basmalah, Hamdalah dan Shalawat


Nazhim berkata :

بسم الله الرحمن الرحيم

الحمد لله على صلاتــه           ثم سلام الله مع صلاتــه

على نبى جـاء بااتوحيـد        وقد خلا الدين عن التوحيد

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah atas segala anugerah-Nya. Rahmat dan kesejahteraan dari Allah semoga tetap atas seorang Nabi yang membawa tauhid ketika agama telah sunyi dari tauhid.

 

Nazhim ( pengarang nazham, Syekh Ibrahim Al Laqqani ) membuka kitab-Nya dengan basmalah dan hamdalah. Beliau mencontoh Al Quran dan mengamalkan hadits :

كل أمر ذى بال لا يبدأ ببسم الله الرحمن الرحيم فهو أبتر

Artinya : Setiap perkara yang mengandung nilai positif jika tidak diawali dengan basmalah, maka tidak berbarakah.

Dalam riwayat lain tidak disebutkan              فهوأبتر , melainkan فهوأقطع atau فهوأجدم, namun maksudnya sama. Jadi, kebaikan itu walaupun tampaknya sempurna, sebenarnya tidak.  Riwayat lain menyebutkan     لايبدأ بالحمدلة,   menggantikan   ببسم الله الرحمن الرحيم لا يبدأ

 

Pembahasan tentang Hamdalah

            Hamdalah adalah kalimat pujian kepada Allah. Suatu pujian         ( hamd ) harus memiliki lima rukun. Kelima Arkanul Hamdi itu di antaranya :

hamid ( pemuji ), mahmud ( yang dipuji ), mahmud bih ( isi pujian ), mahmud alaih ( latar belakang lahirnya pujian ), dan shighat ( struktur kalimat pujian ).

            Ketahuilah bahwa mahmud bih dan mahmud alaih pasti berbeda sudut pandangnya. Namun sosok keduanya bisa sama dan bisa berbeda. Misalnya, Zaid mulia. Jika Anda memujinya dengan mengatakan “ Zaid mulia “, maka dalam hal ini kemuliaan Zaid sebagai pemicu pujian disebut mahmud alaih dan sebagai isi kalimat pujian disebut mahmud bih. Bila Anda memujinya dengan mengatakan “ Zaid pandai “, maka mahmud alaih-nya kemuliaan, sedangkan mahmud bih-nya kepandaian.

Pembaharuan Agama


Ketika keintlektualan lebih mengedepankan nafsu serta semangat yang menggebu dengan dalih memurnikan agama tanpa disertai dengan pemahaman agama secara benar maka yang terjadi justru pembaharuan-pembaharuan yang menyimpang dari ajaran yang telah dibawa oleh baginda Nabi Muhammad SAW. Pada pembahasan ini akan mengetengahkan pembaharu-pembaharu (mujaddid) Islam yang telah melakukan banyak penyimpangan dari ajaran Islam yang murni.

FAHAM IBNU TAIMIYYAH
Di akhir masa 600 H, muncullah seorang laki-laki yang jenius yang telah banyak menguasai berbagai jenis disiplin ilmu, ia adalah Taqiyuddin Ahmad ibn Abdul Hakim yang lebih di kenal dengan Ibnu Taimiyyah. Ia di lahirkan di desa Heran, sebuah desa di Palestina dari suku kurdi pada tahun 661 H. Ia sezaman dengan Imam Nawawi (seorang ulama fiqih terbesar dalam madzhab syafi’i). Baca lebih lanjut

Cara Membuat Bootable Flash Disk Windows 7


Bagaimana cara membuat windows bootable flash disk? Demikianlah tugas yang akan kita kerjakan kali ini. Pada beberapa artikel sebelumnya, saya telah menulis artikel Apa Dan Mengapa Install Ulang Sistem Operasi Windows. Artikel ini ada kaitannya dengan artikel tersebut. Jika suatu waktu Anda harus menginstall ulang windows, maka selain CD installer Anda juga bisa menggunakan Flash disk sebagai bootable windows. Oleh karena itu kita harus membuatnya lebih dahulu.

Memiliki flash disk bootable sangat penting, terutama jika Anda adalah pengguna Netbook yang tidak mempunyai CD ROM internal. Menggunakan USB bootable untuk menginstal sistem operasi (OS) tidak hanya membuat instalasi lebih cepat, tetapi juga dapat menyimpan file instalasi yang sangat besar yang biasanya disimpan dalam DVD. Membuat atau menggunakan USB drive untuk menginstal sistem operasi Windows sangat mudah jika Anda mengikuti langkah-langkah yang disebutkan di bawah ini.

  1. Masukkan flash disk dengan minimal space 4GB yang masih kosong karena akan dijadikan bootable flash disk.
  2. Buka Command Prompt dengan cara klik [Start] dan ketik [CMD] dalam kotak search lalu tekan [Enter]. Alternativelain adalah melalui ; Start >All programs>Accessories> klik kanan pada Command Prompt dan pilih [run as administrator].
  3. Ketika Command Prompt terbuka, masukkan command/perintah berikut: DISKPART lalu klik [Enter], LIST DISK lalu klik [Enter]. Setelah Anda masukkan perintah LIST DISK, ia akan menampilkan nomor disk USB drive Anda.
  4. Dalam langkah ini Anda harus memasukkan semua perintah di bawah ini satu per satu lalu tekan enter.
  5. SELECT DISK 1 lalu klik [Enter], (nomor 1 adalah sesuai nomor flash disk Anda seperti pada gambar diatas )
  6. CLEAN lalu klik [Enter],
  7. CREATE PARTITION PRIMARY lalu klik [Enter],
  8. SELECT PARTITION 1 lalu klik [Enter],
  9. ACTIVE lalu klik [Enter],
  10. FORMAT FS=NTFS lalu klik [Enter], (mohon sabar karena proses format akan memakan waktu beberapa puluh menit baru Anda ketik perintah selanjutnya)
  11. ASSIGN lalu klik [Enter],EXIT lalu klik [Enter], (Jangan tutup command prompt sebelum seluruh proses selesai).
  12. Masukkan DVD Windows Anda dalam drive optik dan catat huruf drive dari drive optik dan media flash disk. Di sini saya gunakan “D” sebagai huruf kode drive DVD dan huruf “H” sebagai huruf drive flash disk.
  13. Kembali ke command prompt dan jalankan perintah berikut; D:CD BOOT lalu tekan [Enter], dimana “D” adalah huruf kode DVD drive.
  14. CD BOOT dan tekan [Enter] lalu perhatikan akan muncul suatu jendela pesan yang kira-kira  seperti berikut; BOOTSECT.EXE/NT60 H: (dimana “H” adalah huruf kode flash disk drive)
  15. Sekarang Salin isi DVD Windows ke USB.

Dengan selesainya langkah copy pada point 17 diatas maka proses pembuatan flash disk bootable selesai. Anda sekarang dapat menggunakan flash disk ini sebagai bootable USB pada setiap komputer yang dilengkapi dengan fitur boot from USB (sebagian besar motherboard saat ini mendukung fitur ini).

Mukaddimah Mu’allif Jauharotut Tauhid


Segala puji bagi Allah satu-satunya Zat yang meniadakan dan mewujudkan, yang disucikan dari aib kekurangan dan perbandingan. Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah yang Esa, yang tidak bersekutu, yang Qadim ( tidak berpemulaan ), yang berbeda dengan mahkluk, yang kekal, dan yang membinasakan alam. Dan aku bersaksi bahwa junjungan dan Nabi kita Muhammad SAW adalah hamba-Nya dan rasul-Nya yang benar, yang dapat dipercaya, yang menyampaikan ajaran Tuhan Semesta Alam. Semoga Allah merahmati beliau berikut keluarganya dan sahabatnya-sahabatnya yang berhiaskan mutiara-mutiara makrifat dan bunga-bunga pengetahuan.

Telah hadir sebuah nazhaman yang memuat mutiara ilmu Tauhid. Penyusunnya Syeikh Ibrahim Al Laqqani ( wafat 1631 M ) yang sangat alim dan meluap ilmunya. Beliau memberinya nama “ Jauharatut Tauhid “ ( Mutiara Tauhid ). Keindahan susunannya yang memukau dan mengesankan, menarik banyak orang untuk memasuki taman faedahnya dan mengambil buah yang tersaji di dalamnya.

Beberapa teman dekat saya meminta agar saya menulis hasyiah ( catatan pinggir ) yang dapat menerjemahkan sandi-sandi dan isyarat-isyarat halus yang terselip di dalamnya dan membantu mereka dalam menyingkap selubung yang menutupinya.

Baca lebih lanjut

Jauharotut Tauhid


Pendahuluan

 Sesuai dengan namanya, Jauharatut Tauhid ( Mutiara Tauhid ) merupakan tulisan tentang Tauhid yang sangat indah kandungan ilmunya dan susunan bahasanya. Karya ilmiah sekaligus karya seni ini dihasilkan oleh seorang ulama yang lebih dikenal sebagai ahli Hadits yaitu Syekh Burhanuddin Ibrahim Al Laqqani dari Mesir.

Tulisan berupa rangkaian syair yang dibuat pada abad ketujuhbelas tersebut menarik para ulama untuk memujinya dan membuatkan ulasannya. Di antaranya adalah Syekh Ibrahim Al Bajuri yang mengulasnya pada sekitar tahun 1819 . Ulasan tersebut beliau beri nama dengan Tuhfatul Murid ( Bingkisan untuk Pecinta Tauhid ). Syekh        Al Bajuri ini kemudian tercatat sebagai guru besar Universitas Al Azhar Kairo pada tahun 1846. Sepanjang hidupnya beliau telah menghasilkan tidak kurang dari dua puluh tulisan mengenai berbagai macam ilmu. Beliau wafat pada tahun 1846 dalam usianya yang ke-76.

Baca lebih lanjut

Khutbah Idul Fitri 1433 H


الخطبة الأولى لعيد الفطر
الله أكبر ×9 الله أكبَرُ، كُلَّمَا هَلَّ هِلاَلٌ وَأَبْدَرَ. الله أكبَرُ، كُلَّمَاصَامَ صَائِمٌ وَأَفْطَرَ. الله أكبر، كُلَّمَا تَرَاكَمَ سَحَابٌ وَأَمْطَرَ. كُلَّّمَا نَبَتَ نَبَاتٌ وَأَزْهَرَ، وَكُلَّمَا أَوْرَقَ عُوْدٌ وَأَثْمَرَ، وَكُلَّّّمّا أُطْعِمَ اْلَقانِعُ وَالْمُعْتَرُّ، الله أكبرُ ، الله أكبر لاإله إلاالله والله أكبر، الله أكبر ولله الحمد، الحمد لله الَّذِى سَهَّلَ لِلْعِبَادِ طَرِيْقَ الْعِبَادَةِ وَيَسَّرَ. وَوَفَّاهُمْ أُجُوْرَ أَعْمَالِهِمْ مِنْ خَزَائِنِ جُوْدِهِ الّتِي لاَتُحْصَرُ، وَجَعَلَ لَهُمْ يَوْمَ عِيْدٍ يَعُوْدُ عَلَيْهِمْ فِي كُلِّ سَنَةٍ وَيَتَكَرَّرُ، وَزَكَّى أَبْدانَهُمْ مِنْ دَرَنِ السَّيِّئَاتِ وَطَهَّرَ، وتَابَعَ بَيْنَ اْلأَوْقَاتِ لِكَىْ تُشَيَّدَ بِأَنْوَاعِ الْعِبَادَةِ وَتُعَمَّرَ، فَمَا مَضَى شَهْرُ الصِّيَامِ إِلاَّ وَأَعْقَبَهُ بِأَشْهُرِ الْحَجِّ إِلَى بَيْتِهِ الْعَتِقِ اْلمُطَهَّرِ، أَحْمَدُهُ سُبْحَانَهُ وَهُوَ الْمُسْتَحِقُّ لاَِنْ يُحْمَدَ ويُشْكَرَ، وَاَشْكُرُهُ عَلَى نِعَمٍ لاَتُعَدُّ وَلاَتُحْصَرُ، وَأَشْهَدُ أَنْ لاَإِلَهَ إِلاَّاللهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ الْمُلْكُ الْعَظِيْمُ الأَكْبَرُ، الَّذِيْ جَعَلَ لِكُلِّ شَيْءٍ وَقْتًا وَأَجَلاً وَقَدَّرَ، وَأَشْهَدُ أَنََّ سَيَّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الشَّافِعُ الْمُشَفَّعُ فِي الْمَحْشَرِِ، نَبِيٌّ مَاطَلَعَتِ الشَّمْسُ عَلَى أَجْمَلَ مِنْهُ وَجْهًا وَلاَ أَنْوَرَ، نَبِيٌّ أُسْرِيَ بِهِ مِنَ الْبَيْتِ الْحَرَامِ إِلَى المَْسَجِْدِ الاَقْصَى وَعُرِجَ بِهِ إِلَى السَّمَاءِ حَتَّى كَانَ لَهُ فَوْقَ السَّمَوَاتِ مِصْعَدٌ وَمَظْهَرٌ، نَبِيٌّ غَفَرَ الله ُلَهُ مَاتَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ ومَاتَأَخَّرَ، وَأَعْطَاهُ سِيَادَةَ بَنِي أَدَمَ الأَسْوَدَ وَاْلأَحْمَرَ، نَبِيٌّ رَجَّفَتِْ هَيْبَتُهُ قُلُوْبَ الْجَبَابِرَةِ حَتَّى أُمِرَ أَمْرُهُ وَإِنَّهُ لَيَخَافُهُ مَلِكُ بَنِي اْلأَصْفَرِ، نَبِيٌّ غَفَرَالله ُمَاتَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ وَمَاتَأَخَّرَ، مَعَ ذَلِكَ قَامَ عَلَى قَدَمِهِ الشَّرِيْفِ حَتَّى تَفَطَّرَ ، وَجَاهَدَ فِي اللهِ حَقَّ جِهَادِهِ فَمَا تَوَانَى وَلاَتَأَخَّرَ، اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ علىعَبْدِكَ وَخَلِيْلِكَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ الَّذِيْنَ أَذْهَبَ الله ُعَنْهُمُ الرِّجْسَ وَطَهَّرَ، الله أكبر ، الله أكبرلاإله إلاالله والله أكبر . الله أكبر ولله الحمد
Para hadirîn, jama’ah sholat ‘Id Rohimakumullôh ….
Marilah kita senantiasa bertaqwa kepada Allah. Ketahuilah bahwa hari ini telah dinobatkan sebagai hari yang berlimpah akan berbagai anugrah dari dzat maha pemurah, sehingga usai menunaikan aktifitas Idul fitri di masjid atau musholla, setiap insan akan menerima bagiannya masing-masing, bagi mereka yang telah menjalankan amal kebajikan niscaya akan memperoleh keluhuran dan kemuliaan di buku catatan amalnya, sebaliknya, bagi mereka yang melakukan perbuatan dosa, kelak pasti akan meratapi kesedihan dan penyesalan yang mendalam.

Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: