Kesucian Nabi dan Rasul


Hal yang fundamental dari seorang Nabi dan Rasul bahwa mereka manusia yang dipilih oleh Allah SWT untuk membawa risalah. Karena mereka adalah pilihan Allah SWT maka mereka bebas dari sifat-sifat tercela. Nabi dan Rasul di utus untuk menjadi contoh bagi manusia dimana ia di utus. Sejak lahir Allah SWT telah memperlihatkan kesucian, kelebihan dan keutamaan nabi dan rasul yang akan diutus tersebut. Hal itu terlihat dari kisah seperti Nabi Ibrahim, Isma’il, Yusuf, Musa, Isa AS dan Nabi Muhammad SAW. Baca lebih lanjut

Khatamun Nubuwah (Nabi Penutup)


KHATAMUN NUBUWAH (NABI PENUTUP)

Konsep Khatamun Nubuwah (Nabi Penutup) yaitu Muhammad SAW adalah dasar Iman yang tidak bisa ditawar-tawar. Tidak ada tafsiran apapun tentang dasar keimanan ini. Penyelewengan terhadap dasar pokok ini akan membawa risiko yang sangat fatal dalam Islam. Dr. Muhammad Iqbal, seorang ilmuan terkemuka Pakistan dengan tegas mengatakan : “Masyarakat mana saja yang mengaku adanya nabi penutup selain Muhammad SAW dan mengaku sebagai umat Islam, mereka adalah kafir.

Karena itu setiap Muslim berkewajiban menghadapinya sebagai ancaman yang sangat serius terhadap persatuan Islam. Prinsip Khatamun Nubuwah menjadi kemustian yang menopang sendi-sendi kehidupan umat Islam. Baca lebih lanjut

KEBOHONGAN MIRZA GHULAM AHMAD DAN KESESATAN AJARAN AHMADIYAH


A. Pendahuluan

Dipenghujung abad ke – 18, ditandai dengan pergolakan diberbagai kawasan dunia. Daerah-daerah terjajah mulai bangun menuntut pembebasan bangsa dan negeri mereka dari dominasi penguasa asing. Hampir sebagian besar dari bangsa dan daerah terjajah ini berpenduduk muslim yang membentang di Asia dan Afrika. Penjajah yang menduduki daerah-daerah muslim ini berlangsung berabad-abad, yang bukan hanya merusak bangsa dan negeri mereka tapi juga agama yang menjadi landasan kehidupan mereka turut di acak-acak melalui missionaris yang menjadi tulang punggung penjajah. Umat Islam dijauhkan dari ajaran yang ditetapkan Maha Pencipta Allah SWT, yang dibawa oleh RasulNya Muhammad SAW nabi penutup.

Dianak benua India, pergolakan menentang penjajah mulai menampakan kegigihannya dipertengahan abad ke-17 oleh umat Islam. Perlawanan sengit menentang penjajah Inggris terjadi pada tahun 1857 yang dikenal dengan “The Mutiny of Freedom”. Perang ini memporakporandakan kekuatan penjajah Inggris. Semangat jihad umat Islam demikian hebat yang menjadikan penjajah Inggris benar-benar kewalahan, yang melampaui batas-batas logika. Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: