Jangan Terjebak Dengan Lambang Keluhuran

Ingatlah bahwa Allah Swt, menghiasi Iblis dengan hiasan perlindunganNya, padahal IlmuNya Allah swt telah mengenalnya, bahwa Iblis adalah ahli laknatNya.

Allah menutupi apa yang menimpa Iblis dengan kehendak yang mendahuluinya, hingga di akhirnya semuanya jadi tampak jelas.

Begitu juga Allah Swt, menghiasi Bal’am (seorang tokoh dari bani Israel, yang mengingkari karunia Allah SWT dengan berbagai kewalian yang dipakaikan, namun akhirnya ia malah tergolong menjadi orang yang tertimpa kebencianNya.

Allah menenggelamkan Qorun dalam lautan kenikmatan, padahal menurut Allah ia tergolong kalangan yang ditimpa kebencianNya.

Janganlah anda terjebak bersama cobaan Allah dalam empat hal: Penampakan anugerahNya kepadamu, tanpa anda mengetahui hakikatNya.

Tutupnya Allah atas amal-amal yang sudah anda lakukan, padahal anda tidak tahu akhirnya.

Allah menambahkan nikmatNya padamu, padahal kamu belum pernah mensyukuriNya.

Allah memberikan banyak kepadamu, padahal kamu tidak pernah memohonNya.
Allah berkehendak demikian kadang dalam rangka mengingatkan anda atau malah sebagai Istidroj.

Jangan anda terpedaya hanya karena anda bergaul dengan orang-orang saleh dan ahli zuhud, tanpa anda sendiri mengikuti jejak mereka. Sebab bergabung dalam keakraban, seandainya bermanfaat, pastilah isteri Nabi Nuh meraih manfaat, begitu juga isterinya Nabi Luth. Karena jebakan tipudaya itu salah satu tangga dari tangga Istidroj.

Allah Swt, berfirman: “Janganlah kalian terjebak tipudaya kehidupan dunia dan jangan terjebak tipudaya diri kalian karena (merasa) bersama Allah. ”

“Wahai manusia apa yang memperdayaimu sehingga kamu mendustai Tuhanmu ?” Syetan mendatangi ahli zuhud lalu mengatakan: “Hai waliyullah, hai orang yang terbaik dari kalangan manusia, lihatlah anugerah dan karomah yang diberikan Tuhanmu, taqarrub dan kemesraan dariNya!
Saya pernah melihat sebuah syair dalam satu tongkat: Setiap dosa ada ampunan bagimu
Selain dosa berpaling dariKu. Kukatakan: Bila aku berpaling, aku bertobat
Aku kembali sambung seperti semula
Tak ada dosa selain aku Memandang diri dalam cinta
Lalu aku tersiksa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: