Kasih Sayang Sesama Makhluk

Al kisah Syeikh Ahmad Ar-Rifa’I R.A pernah melihat seekor anjing yang terkena penyakit lepra, namun sayang penduduk desa tidak kasihan padanya, justru malah mengusirnya melihat ke-jadian itu Syeikh Ar-Rifa’I tak sampai hati, akhirnya dengan serta merta beliau mengambilnya, membawanya ke tempat terpencil untuk dirawat dan memberinya  makan minum.  Ketika sudah mencapai 40 hari sembuhlah anjing tsb dengan kehendak Alloh swt.  kemudian, beliau  memandikannya.

Setelah itu kembalilah si syeikh ke kampung halaman dengan membawa serta anjingnya, ternyata, penduduk desa tak percaya dengan beliau seraya mereka bertanya apakah engkau benar-benar merawat anjing itu? syeikh Ar rifa’I menjawab yaa! Aku khawatir Alloh akan menyiksaku di hari qiyamat sebab anjing tersebut, tidakkah kalian punya rasa iba dengan anjing ini waktu dia sakit ?

Pada dasarnya, ber-belas kasih pada semua makhluk Alloh itu sangat di anjurkan oleh Rosululloh saw dalam sabdanya yang berbunyi :

من لا يرحم الناس لا يرحمه الله ومن لايغفر لا يغفر له

Artinya : Barang siapa tidak kasihan kepada sesamanya maka orang tersebut tidak akan dikasihani oleh Alloh dan barang siapa tidak memaafkan sesamanya maka Alloh tidak akan memaafkan nya.

Sebagaimana yang telah dialami oleh syeikh abdul wahab as-sya’roni yakni pada suatu ketika istrinya jatuh  sakit, hari demi hari sakit tersebut bertambah parah saja sampai mendekati kematian nya, namun tiba-tiba ada hatif (suara tanpa rupa) yang berbunyi : “lepaskanlah seekor lalat yang tersangkut di sarang laba-laba di atap rumahnya fulan maka akan Aku selamatkan keluargamu (istrimu)” tanpa banyak pikir lagi syeikh Abdul wahhab bergegas mencari sarang laba-laba yang ada di rumah fulan demi untuk membebaskan seekor lalat yang dikatakan oleh suara ghaib tadi, setelah dicari kesana-kesini akhirnya beliau temukan dan ternyata lalat tersebut memang ada disitu, langsung saja beliau melepaskannya dan seketika itu pula istri beliau sembuh dari sakitnya lantaran tindakan beliau yang telah mengasihani terhadap seekor lalat.

Oleh karena itu sekali lagi penulis mengajak kepada pembaca untuk berkenan belajar punya rasa belas kasihan pada sesama tanpa pandang bulu agar kelak kita senantiasa mendapat rahmat dari Alloh swt amien

(Cerita ini dikutip dari kitab abi jamroh hal  41)

Satu Tanggapan

  1. mantab brooo..
    lanjutkan😀

    di tunggu kunjungan baliknya😀
    ================================================

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: